Parin Sarasmut catatkan rekor skor terendah putaran pertama Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship
0 0
Read Time:3 Minute, 12 Second

DETIKUTAMA.COM//JAKARTA – Parin Sarasmut menampilkan permainan mengagumkan untuk memimpin klasemen sementara Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship, di Damai Indah Golf PIK Course, Selasa (30/5). Pegolf asal Thailand yang bertanding di Kategori Boys B ini bermain nyaris sempurna dengan catatan 10 birdie dan tanpa satu bogey pun untuk skor 10-under 62.

Bermain dari hole 10, Sarasmut langsung mencatatkan birdie di hole pertamanya, sebelum kemudian menuai tiga birdie berturut-turut dari hole 15. Permainannya di sembilan hole berikutnya menunjukkan kualitas teknik dan pukulan yang mengagumkan. Enam birdie, termasuk di dua hole terakhir membantunya mencatatkan skor terendah sejak kejuaraan ini resmi menyandang status Junior World Championship pada 2007.

“Ini skor terbaik yang pernah saya raih seumur hidup saya! Putting saya hari ini sangat bagus. Saya mendapat 10 birdie dan 8 par. Rasanya saya bisa mendapatkan birdie di setiap hole,” tutur Sarasmut, yang baru berusia 14 tahun ini.

“Besok hari yang baru, menurut saya tidak ada tekanan. Saya hanya akan mengingat bagaimana latihan saya dan melakukan pukulan demi pukulan,” sambungnya.

Rekan senegaranya, Kittada Kosalutta, juga mengawali putaran pertama dengan catatan mengesankan, 5-under 67. Ia sempat menikmati posisi teratas sampai Sarasmut menggeser posisinya.

Kittada Kosalutta dapat apresiasi berkat hole-in-one yang ditorehkan di hole 12 par
Kittada Kosalutta dapat apresiasi berkat hole-in-one yang ditorehkan di hole 12 par

“Senang bisa bermain dengan skor 5-under 67. Driver saya sedang bagus dan saya bisa memukul jauh sehingga lebih mudah untuk mendapatkan birdie bahkan eagle,” tutur Kosalutta, yang menuai eagle di hole 13 par 5,” ucapnya.

Namun, sorotan paling istimewa ialah keberhasilannya memasukkan bola dalam satu pukulan atau hole-in-one di hole 12 par 3. “Jadi, saya menghadapi jarak sekitar 190 yard melawan angin dan menggunakan 8-iron untuk memukul bola.

Bolanya melambung lurus ke pin dan memantul sekali sebelum akhirnya masuk ke lubang. Saya langsung melompat kaget melihatnya. Seumur hidup saya, inilah kali pertama saya mendapatkan hole-in-one!” ujar pegolf yang mengidolakan Thongchai Jaidee ini.

Muhammad Naabil Al Manaaf tampil sebagai wakil Indonesia dengan skor terbaik pada akhir putaran pertama tadi. “Dari sisi permainan sih tidak ada salah satu aspek yang menonjol, tidak ada yang terlalu bagus, cuma saya benar-benar menunggu kesempatan (untuk mendapatkan birdie),” tutur Naabil.

Pegolf berusia 18 tahun ini mengemas empat birdie dengan satu bogey untuk mencatatkan skor 69 pada putaran pertama. Catatan ini menempatkannya di posisi ketiga, tujuh stroke di belakang Sarasmut.

“Saya sangat bersemangat karena ini kejuaraan besar, jadi permainan hari ini sudah melebihi ekspektasi. Saya akan mencoba bermain lebih tenang lagi dan berusaha untuk menampilkan permainan yang sama karena lapangannya juga sama dan berusaha main seterbaik mungkin,” ujarnya.

Elaine Widjaja Tampil Solid

Elaine Widjaja tampil solid puncaki klasemen sementara Girls Overall dengan skor 70
Elaine Widjaja tampil solid puncaki klasemen sementara Girls Overall dengan skor 70

Dari kelompok putri, salah satu pemain andalan Indonesia Elaine Widjaja juga berhasil tampil solid. Bermain pada siang hari dengan tantangan angin yang berembus kencang, pegolf yang juga merupakan salah satu atlet binaan Ciputra Golfpreneur Foundation ini masih sanggup bermain under dan menorehkan skor 2-uder 70.

Permainannya ini sekaligus mengungguli pegolf asal Thailand Suvichaya Vinijchaitham, yang merupakan pegolf Nomor 315 Dunia, peringkat tertinggi pada pekan ini. Suvichaya harus berbagi tempat kedua dengan atlet Ciputra Golfpreneur Foundation lainnya, Sania Talita Wahyudi, serta pegolf Singapura Valencia Chang.

Elaine sempat menorehkan skor 2-under berkat tiga birdie dan satu bogey di sembilan hole pertamanya, namun mulai mengalami tantangan angin yang kencang di sembilan hole terakhirnya. Meski kemudian menuai dua birdie dan dua bogey, catatan skor 70 yang ia raih sudah cukup membawanya ke puncak klasemen sementara.

“Saya mengawali permainan dengan baik, bisa dapat dua birdie berturut-turut sehingga rasa percaya diri saya juga bangkit. Permainan di sembilan hole pertama sebenarnya cukup bagus, tapi di sembilan hole terakhir saya mulai kesulitan saat memukul dengan driver dan melakukan pukulan recovery,” jelas pegolf berusia 16 tahun ini.(***)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *